Twitters

abe rista della ditho amanda andri xenia april aulia deasy depam dzaky puto edwina rani gerra goldy sekar indra inung juju khanza lulu mentari rizki radit nabila rangga ajeng icha fira sarah irin putri tm elza ummi vania vanny
Tampilkan postingan dengan label Pensador. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pensador. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Januari 2011

Pasca Trip Observasi ke-40

Hey, y'all!
Gila, udah lama banget blog ini ga di-update! Maklumlah, adminnya pada sibuk semua, hwehehe..
Setelah liburan Semester I yang disibukkan dengan pembuatan nametag yang super-duper ribet (nyontek yel-yel angkatan :p), tanggal 13 Januari 2011 kita, angkatan Pensador, berangkat ke desa Hambaro, kecamatan Nanggung, Bogor untuk ngadain Trip Observasi ke-40.

Tidak disangka dan tidak dinyana, ketika kami telah berpulang ke sekolah kami tercinta, bertambahlah dua lagi SapuDugem Army selain Dzaky yaitu Izzu dan Amanda. Izzu itu anaknya Pak Mahroji, dia otaknya agak skip, kelakuannya mines. Lalu ada lagi Amanda, dia belom keliatan sifat aslinya nih, tapi yang jelas sih dia pendiem gidu de.. Ini lagi pelajaran Geografi nih, tapi kaya biasa gurunya tidak masuk karena sebab yang tidak jelas. Ohiya Izzu itu pindahan dari SMAN 104 atau SAQOVA (SAratus QOsong emVAt) dan Amanda dari SMAN 44 (The Papatz) serta Dzaky pindahan dari 67 (NUJU).
Hari pertama setelah TO yaitu tanggal 17 Januari 2011 SapuDugem Army yang masuk hanya 8 buah, sisanya terkapar di rumah orang lain masing-masing.Aduh udah ga sabar nih ngelatih X-2 11-14 (Oke yang ini agak ganyambung gidu).

oke, gue mau cerita sedikit tentang TO Pensador kita. acaranya bisa dibilang seru mampus, walaupun yeah, bisa dibilang harus nahan boker 4 hari 3 malem ditambah mandi cuma 2 kali selama 4 hari (dalam kasus gue ga mandi sama sekali---Ups!). dari acara pembukaan ampe penutupan, dari Api Unggun sampe ngeliat pocong loncat-loncat, terus penjelajahan ampe baju berlumuran peluh, mandi di kali, yeah sampe ada salah satu anak SapuDugem yang masih sempat-sempatnya boker di balik semak-semak pas penjelajahan (jangan tanya siapa). Ohiya, hal yang beda di desa Hambaro adalah, disini jarang ada air. Maksud gue, airnya hanya sebatas di tempat tertentu. jadi kalo lo pengen mandi atau pup atau aktivitas wese lainnya, lo harus ke MCK. Abisnya ga di semua rumah ada toilet. Dan pas lo datengin ke MCK-nya, lo harus sabar sabar aja kalo ngeliat teteh teteh mandi semi bugil -....-

pokoknya, setelah TO ini, mari kita menyongsong masa depan, SapuDugemers! dan buat Amanda dan Izzu, Welcome to Sapudugem, guys!

posted by: Lulu, Rangga, dan April

Jumat, 17 Desember 2010

SWORD

Kali ini gue tidak sedang membahas tentang excalibur atau pedang batu milik penyihir putih (pansi), ya pokoknya SWORD yang gue maksud disini tidak mengandung arti secara harafiah (pedang maksudnya). SWORD disini adalah nama program kaka-kaka PO SMA N 81, yang mungkin kalo di sekolah lo lo pada mengenalnya dengan sebutan Classmeeting. NAH, SWORD berlangsung pada tanggal 13, 14, 15, 16 Desember 2010. setelah pikiran-pikiran kita yang udah pada mumet abis ngerjain soal UAS yang kampret itu, akhirnya kita bisa SEDIKIT refreshing (meskipun kayanya sama sekali tidak me-refresh otak gue).

Kali ini gue akan menceritakan SWORD dalam sudut pandang gue. siapakah gue? siapa keeeek. hayooo, yang bisa nebak gue gue traktir aqua gelas atu mau gaaaaak? (oke, kembali ke topik)

Senin, 13 Desember 2010

Hari itu  matahari terbit dengan cerah. terlihat sangat kontras sekali dengan wajah-wajah anak Sapudugem yang notabene suram bagaikan hujan petir bercampur geledek (?) ya pokoknya wajah kita suram. kenapa wajah kita suram? karena kita akan menghadapi remed Bahasa Indonesia yang tak lain dan tak bukan adalah pelajaran paling kampret yang pernah gue kerjakan. Abisnya yaaaak, satu angkatan REMED SEMUA! bayangin, paling tinggi satu angkatan itu 62,00. bayangkan betapa kampretnya pelajaran itu! oke, daripada gue terbawa lautan emosi yang lebih dalam, gue akan kembali ke topik kita. sampe mana tadi?

Ohiya, remed Bahasa Indonesia yang kampret.

tapi sebelumnya kita dihadapi dengan remed Fisika. ya pokoknya tralala trilili akhirnya jam menunjukkan pukul 12.00 dan SWORD pun dimulai.

intinya Sapudugem maen di akhir-akhir. tarik tambang cowok menang dong, tarik tambang cewek juga menang (menang WO tapinya. yang penting kan judulnya menang). terus panco kelas berat menang juga, kelas ringan kalah, dan catur juga kalah. terus akhirnya kita nungguin futsal cowok yang katanya main hari itu juga. tapi akhirnya kita pulang sore-sore dengan hati merasa dipermainkan karena ternyata futsal cowok main besoknya.

Selasa, 14 Desember 2010

Kami kembali lagi ke sekolah, dengan baju ungu ungu yang unyu dan bertuliskan Sapudugem. Ya pokoknya, dua dari anak Sapudugem berabsenkan 7 dan 17 (iya gak sih?) bersedia merelakan duit mereka buat beli karton yang notabene harganya 3000. dan kami membuat Poster bertuliskan "Sapu Dugem CIKICIW" dengan lambang sapudugem yang bisa dibilang susah dan berterimakasihlah pada gue karena lebih dari 50% nya gue yang bikin -_-

Ya pokoknya begitu, dengan poster indah nan menawan yang telah kami buat dengan susah payah akhirnya kami dipanggil ke depan untuk tarik tambang putri. dengan langkah yang perlahan tapi pasti, segala kekuatan tercurahkan, serta segala doa kami panjatkan, akhirnya kami pun...........kalah.

ya, tarik tambang putra dan putri sapudugem kalah.

abisnya yaaaaaak, lawan kita itu kelas XI A 2 yang (maaf kak) badannya agak lebih besar dari kami.

terus, kami langsung dipanggil untuk panco (TM sih sebenarnya yang dipanggil). dengan membawa tasbih, TM berdoa dalam hati, didampingi Ummi yang selalu memberinya semangat lahir dan batin, akhirnya pun kita..........kalah lagi.

Ya, panco kita kalah lagi.

Tapi bomat, masih ada futsal ini. yang jelas, pulang-pulang kami merasa dipermainkan 2 kali karena ternyata futsal besoknya lagi.

Rabu, 15 Desember 2010

Kali ini kami tidak merasa dipermainkan lagi oleh kaka-kaka PO nya, karena hari ini futsal main. Sapudugem melawan Semur Jengkol (itu nama kelas X-6 yak). pokoknya yang main itu Gerra, Ditho, Andri, TM, sama Abe. ya pokoknya, mereka mainnya bagus kok. tapi sayang dewi fortuna tidak berpihak pada kami karena kami lagi-lagi kalah. hem, skornya gue lupa berapa tapi yang jelas antara 4:1 atau 5:1 gitu.

Gapapa kita kalah, yang penting LTUB juara 2 (?) (yang ini perlu dicetak tebal)

tapi kali ini cewek-cewek sapudugem merasa dipermainkan untuk ketiga kalinya karena ternyata futsal cewek mainnya besoknya lagi -_-

Kamis, 16 Desember 2010

Hari itu gue gamasuk he. jadi gue gatau.

Tapi yang jelas, seperti yang pastinya sudah anda duga, futsal ceweknya kalah lagi.

Tapi gapapa, yang penting LTUB juara 2 (?)

*****

NAH, begitulah cerita-ceriti yang bisa gue paparkan tentang SWORD kita kali ini. meskipun kita sama sekali tidak merebut satupun gelar di acara ini, ambil sisi positif nya aja, yang penting kita LTUB juara 2 tetep kompak ye ga?

Ohiya, tadi siang kaka PO baru aja ngasih angkatan ke 19 sebuah nama. Nama kita adalah Pensador. Apakah Pensador itu? well Pensador itu ngingetin gue sama Ambassador artinya pemikir kritis. jadi kita ga cuma bisa mikir, tapi kita bisa mengemukakan dan membuktikan dengan tingkah laku. katanya sih itu mencerminkan angkatan 19 SMA 81 banget (yang pastinya bertolak belakang banget sama gue). Tapi si Barly (Ketua Angkatan ke 19) rada kurang dapet feel nya (?) sama itu nama. tapi gapapa. dan lo juga harus tau nametag kita buat TO gimana. yang jelas itu sedikit agak kampret ribet. tapi gue ga bakal jelasin secara detil karena hal ini dikecam dengan keras oleh kaka PO.

Terus, kita (Pensador) dibagi menjadi 23 kelompok yang masing-masing ada 9-11 orang. mereka dipilih secara acak dari kelas X-1 sampe ke kelas X-KI. yaaaa kalo lo beruntung lo bisa dapet temen sekelompok yang asik, atau gebetan lo mungkin, atau buruknya lo bisa sekelompok sama orang-orang freak. tapi inti dari semua itu adalah, untuk kompakin angkatan kita. ya pokoknya, meskipun udah ada Pensador, tapi tetep aja  Sapudugem adalah kelas kami tercinta :p

p.s: maaf yang nulis lagi galau akut